Strategi Manajemen Puskesmas Cisarua Kabupaten Bandung Barat untuk Meningkatkan Kesadaran Orang Tua tentang Stunting
Main Article Content
Abstract
Kondisi stunting pada balita menjadi isu kesehatan paling penting di berbagai negara, khususnya di Indonesia maka mendapat rumusan masalah Bagaimana strategi manajemen Puskesmas Cisarua dalam meningkatkan kesadaran orang tua tentang stunting Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kualitiatif metode penelitian yang berlandaskan pada sifat positivisme yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Strategi manajemen Puskesmas Cisarua Kabupaten Bandung Barat dalam meningkatkan kesadaran orang tua tentang stunting berfokus pada pendekatan terpadu yang melibatkan edukasi, intervensi gizi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Berdasarkan hasil wawancara diatas mendapatkan Kesimpulan bahwa penyebab stunting menunjukkan bahwa faktor ekonomi memiliki dampak besar terhadap pemenuhan gizi anak-anaknya, yang berpotensi menyebabkan stunting. Dengan implementasi strategi yang lebih terarah dan dukungan yang lebih luas, diharapkan kesadaran orang tua tentang stunting dapat meningkat sehingga angka kejadian stunting di Kabupaten Bandung Barat, khususnya di wilayah Puskesmas Cisarua, dapat berkurang secara signifikan.
Downloads
Article Details
B, M. F., dkk. (2024). Peningkatan kesadaran keluarga terhadap gizi anak sebagai upaya pencegahan stunting pada masyarakat Desa Taraweang. Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 153–159. https://doi.org/10.61255/vokatekjpm.v2i3.486
Budiono. (2019). [Judul tidak lengkap pada naskah]. (2), 56–72.
Daru, T., dkk. (2024). Peningkatan kesadaran orang tua akan gizi seimbang untuk pertumbuhan anak di Dusun I Desa Karyamekar Kabupaten Garut. (7), 3007–3013.
Fitriahadi, E., dkk. (2023). Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya stunting. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(4), 410–415. https://doi.org/10.59025/js.v2i4.154
Hendrayanti, S., & Sari, C. T. (2023). Potential of land and building transfer tax (BPHTB). International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 7(4), 1365–1375.
Mindarti, L. I., & Juniar, A. P. A. (2019). Inovasi layanan kesehatan berbasis e-government (Studi pada Puskesmas Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang). JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 3(1), 19. https://doi.org/10.26740/jpsi.v3n1.p19-27
Sari, M. (2019). Aplikasi data pasien dan penentuan gizi ibu hamil pada Puskesmas Sungai Tabuk. Technologia: Jurnal Ilmiah, 10(3), 172. https://doi.org/10.31602/tji.v10i3.2232
Syahdilla, I. F., dkk. (2021). Analisis pelayanan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Kinerja, 18(4), 527–532. https://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/KINERJA/article/view/9871
Wianti, A., dkk. (2025). Meningkatkan kesadaran orang tua mencegah terjadinya stunting pada balita. (11), 5033–5038.
Yuana, N., dkk. (2021). Analisis multilevel faktor resiko stunting di Indonesia: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), 213–217. https://doi.org/10.30604/jika.v6i2.510

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.