The Etika Human Excellence Diuji Kasus Australia dan Konflik BUMN Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.47927/jssdm.v6i1.1384Keywords:
pengadaan publik, etika, Human Excellence, konflik kepentinhgan, BUMNAbstract
Pengadaan publik merupakan salah satu bidang yang paling rentan terhadap penyimpangan etika karena melibatkan interaksi kompleks antara diskresi pejabat, tekanan birokratis, dan relasi dengan aktor eksternal. Penelitian ini menganalisis kegagalan etika dalam dua konteks kelembagaan yang berbeda, yaitu kasus Synergy 360 di Australia dan praktik rangkap jabatan pada badan usaha milik negara di Indonesia, melalui kerangka Human Excellence yang mencakup kebijaksanaan praktis, keberanian moral, dan struktur organisasi yang membentuk perilaku. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif analitis yang bertumpu pada laporan resmi, literatur akademik mutakhir, serta publikasi 2021 sampai 2024 mengenai etika pengadaan, konflik kepentingan, dan tata kelola perusahaan negara. Kajian ini menunjukkan bahwa kegagalan etika di Australia bersifat episodik dan berpusat pada kelemahan moral individu dalam sistem pengawasan yang kuat. Kegagalan etika di Indonesia bersifat struktural karena desain kelembagaan yang memungkinkan konflik kepentingan melekat dalam praktik rangkap jabatan. Penelitian ini menawarkan kerangka reformasi berbasis kebajikan sebagai pendekatan yang mengintegrasikan nilai individual, budaya organisasi, dan struktur institusional dalam memperkuat integritas sektor publik.
References
Ciulla, J. B. (2020). The importance of moral courage in public leadership. Public Integrity, 22(5), 456–470.
https://doi.org/10.1080/10999922.2019.1690464
Christensen, T. (2021). Administrative ethics and practical judgment in contemporary governance. International Review of Administrative Sciences, 87(4), 897–913.
https://doi.org/10.1177/0020852320934064
Hartman, E. M. (2021). Virtue in business and public administration. Journal of Business Ethics, 170(2), 273–288.
https://doi.org/10.1007/s10551-020-04619-7
ICW. (2023). Laporan rangkap jabatan BUMN. Indonesia Corruption Watch.
Indonesia Corruption Watch. (2024). Dokumen riset rangkap jabatan komisaris dan dewan pengawas BUMN. ICW.
JCPAA. (2023). Interim report: Review of procurement practices. Joint Committee of Public Accounts and Audit, Parliament of Australia.
Kaptein, M. (2022). The spectrum of ethical failures in public organizations. Public Management Review, 24(9), 1381–1403.
https://doi.org/10.1080/14719037.2021.1876151
Khashei-Siuki, R., et al. (2024). Global Public Procurement Transparency Index. International Journal of Public Sector Management, 37(1), 15–36.
Lestari, D. (2023). Conflict of interest in Indonesian state-owned enterprises. Journal of Southeast Asian Public Administration, 9(2), 220–236.
Mele, D. (2020). Human Excellence in public administration. Journal of Moral Theology, 9(3), 45–66.
Menzel, D. (2022). Ethics drift and administrative morality. Public Administration Review, 82(6), 1183–1194.
OECD. (2022). OECD guidelines on corporate governance of state-owned enterprises. OECD Publishing.
Purdy, J. (2022). Whistleblowing and moral courage in the public sector. Public Integrity, 24(6), 570–587.
Sari, L., & Hutabarat, R. (2024). Procurement integrity challenges in Indonesian SOEs. Asian Journal of Public Governance, 11(1), 77–101.
Tanase, T. (2023). Contract implementation as the critical phase of procurement integrity. Public Administration and Development, 43(3), 241–255.
Thai, K. V. (2020). Ethics and public procurement reform. Journal of Public Procurement, 20(1), 1–22.
Uyarra, E., et al. (2023). Public procurement for societal value creation. Research Policy, 52(4), 104–119.
Watt, L. (2023). Independent review into Services Australia and NDIA procurements. Government of Australia.
World Bank. (2024). Global report on public sector integrity. World Bank Publications.
Transparency International Indonesia. (2023). Laporan konflik kepentingan pejabat publik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tandori, Antonius Sumarwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

